Kenali Beberapa Kesalahan Umum Yang Sering Dilakukan Seseorang Saat Memilih Jurusan Untuk SBMPTN

Setiap tahun, selalu ada banyak orang yang berkompetisi dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Maklum, masuk ke kampus negeri adalah impian banyak orang. Kampus negeri dianggap memberikan kebanggaan berlebih dan juga jaringan perkenalan yang lebih baik. Selain itu, kampus negeri juga cenderung lebih ekonomis.

Namun, setiap tahun, selalu ada cerita tentang orang yang salah dalam memilih jurusan saat SBMPTN. Konsekuensinya, mereka tidak akan lolos SBMPTN, atau kalaupun lolos, mereka ingin segera pindah jurusan. Hal ini merupakan kesalahan yang semestinya dihindari.

Nah, jangan sampai Anda salah memilih jurusan pada saat mendaftar SBMPTN ya. Kenali beberapa hal yang harus dihindari agar Anda bisa lolos SBMPTN sesuai dengan jurusan yang sesuai.

  • Tidak mengecek kemampuan diri

Siapa yang tidak ingin masuk ke dalam jurusan terbaik di kampus terbaik pada SBMPTN? Tentunya ini merupakan sebuah hal yang terlihat keren. Namun, saat Anda memilih jurusan, cek terlebih dahulu apakah Anda memang mampu untuk masuk ke sana?

Anda bisa mengetahui kemampuan Anda dalam SBMPTN dengan mengikuti try out atau mengerjakan latihan soal-soal SBMPTN yang diunduh atau yang terdapat pada buku. Masuki jurusan dan universitas yang sesuai dengan perkiraan passing grade Anda, tetapi juga pastikan Anda memang menyukai jurusan tersebut.

Banyak orang yang gagal untuk masuk SBMPTN bukan karena mereka tak bisa mengerjakan soal atau kurang persiapan, tetapi karena memilih jurusan yang terlalu tinggi. Jujurlah pada diri sendiri mengenai minat dan kemampuan.

  • Malas riset

Banyak siswa kelas 3 SMA yang salah memilih jurusan SBMPTN dan menyesal karena sebetulnya tidak tahu apa yang akan mereka hadapi. Saat memilih jurusan, mereka hanya memilih berdasarkan keren tidaknya jurusan, atau malah hanya ikut-ikutan teman.

Memilih jurusan yang tepat adalah hal yang penting dan bukan main-main. Jadi, Anda harus melakukan riset yang dalam mengenai jurusan yang akan diambil. Ketahui seluk-beluk jurusan tersebut dan juga mata kuliah apa saja yang ada di dalamnya.

Selain itu, perluas wawasan mengenai prospek kerja dari jurusan yang akan diambil. Jangan lupa untuk memutuskan kira-kira karier macam apa yang akan Anda jalani nanti.

  • Terpengaruh teman/kekasih

Masa pada saat SMA adalah masa-masa dimana Anda akan memiliki banyak teman dan juga seorang kekasih. Maka, saat masa ini harus berakhir, banyak orang yang pada akhirnya belum siap untuk beranjak dewasa dan meninggalkan kesenangan bersama kawan-kawan.

Ini berdampak pada cara mereka memilih jurusan. Banyak orang yang pada akhirnya memilih suatu jurusan dalam SBMPTN karena mengikuti teman-teman dekat atau kekasihnya. Padahal, mereka tak terlalu suka dengan jurusan itu.

Kalau Anda juga berniat melakukan hal itu, lebih baik pikir masak-masak dulu. Teman lama masih dapat dihubungi melalui ponsel, tetapi masa depan tidak dapat diulang.

  • Dipaksa orangtua

Kesalahan dalam memilih sebuah jurusan juga bisa disebabkan oleh orangtua. Orangtua tidak selamanya benar, begitu pula dengan Anda.

Coba bicarakan baik-baik dengan orangtua mengenai pilihan Anda dan alasan mengapa Anda tak suka dengan jurusan pilihan mereka. Kemudian, bersama mereka, cari solusi terbaik. Barangkali, ada jurusan lain yang bisa menjadi pilihan selain jurusan pilihan Anda dan jurusan keinginan orangtua.

  • Memilih yang paling rendah

Bukan hanya jurusan keren, jurusan dengan passing grade rendah pun juga banyak menjadi pilihan. Alasannya adalah karena banyak orang yang ingin lulus SBMPTN, meskipun itu di jurusan yang tidak mereka inginkan.

Jurusan dengan passing grade rendah bukan berarti mudah untuk dipelajari. Passing grade hanya menunjukkan nilai terendah dari peserta di tahun lalu. Jadi, jangan memilih jurusan dengan passing grade terendah hanya demi lulus SBMPTN.

informasi

https://www.gurupendidikan.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *